Jasa Pengembangan Sistem Informasi (ERP - Enterprise Resource Planning)

Jasa Pengembangan ERP (Enterprise Resource Planning)

ERP yang baik mampu mengelola operasional perusahaan dari hulu sampai hilir yang pada akhirnya mampu memangkas biaya operasional dengan sangat signifikan (di atas 75 %). 

 

ERP (Enterprise Resource Planning) atau dalam bahasa Indonesianya adalah bermakna Perencanaan Sumber Daya Perusahaan, merupakan tools Sistem Informasi yang bermanfaat untuk mengelola berbagai kegiatan operasional perusahaan.

 
 REQUEST 
 

 

Latar Belakang Mengapa Sebuah Perusahaan Membutuhkan Jasa Pengembangan ERP

Pada awalnya, sebuah perusahaan saat awal berdirinya masih kecil dimana transaksionalnya juga masih sederhana. Jumlah karyawan juga tidak banyak, mungkin bisa dihitung dengan jari. Lama-kelamaan perusahaan akan membesar dan menjadikan sistem transaksionalnya semakin rumit.

 

Dari perusahaan yang awal berdirinya hanya melibatkan beberapa orang saja, pada akhirnya akan membesar menjadi ratusan atau bahkan ribuan dan puluhan ribu karyawan. Seperti Sinar Mas, Unilever, dan Siantar Top misalnya malah sudah ratusan ribu karyawannya. 

 

Mengelola perusahaan dengan jumlah karyawan yang sangat banyak tersebut tentu bukan perkara gampang. Dibutuhkan etos kerja yang tidak sedikit dan penanganan khusus yang melibatkan banyak orang juga. Biasanya pengelolaan perusahaan khusus bidang SDM yang seperti itu sudah perlu dibuatkan departemen khusus yang saling berkaitan, misalnya Departemen SDM dan IT. 

 

ERP sebagai solusiERP sebagai solusi

 

Pengelolaan yang besar tersebut, jika menggunakan cara manual maka akan membutuhkan ekstra tambahan energi. Betapa tidak, antar karyawan yang menangani pekerjaan yang berbeda harus ada kesinambungan informasi dan berkas. Akibatnya selain akan banyak redundant (data/ berkas dobel), akan menyebabkan kemungkinan selegenje data semakin tinggi peluangnya. 

 

Maka tidak bisa dipungkiri akan pentingnya penggunaan ERP untuk perusahaan bervisi ke depan

 

Klik disini untuk konsultasi. 

 

Di Indonesia, implementasi ERP masih sangat sedikit. Begitu banyak Perusahaan-perusahaan yang belum mengimplementasikan ERP secara menyeluruh. Pengalaman kita saat masuk menawarkan jasa ke Perusahaan-perusahaan di Indonesia, hampir selalu dibutuhkan Sistem ERP di sana. Banyak yang masih dikelola secara manual.

 

Permasalahan Implementasi ERP 

Problemnya cuman satu : ada bujetnya atau tidak. Ketidaktersediaan bujet biasanya bermuara pada 2 hal : decision maker yang kurang perhatian, atau pengalaman traumatis terhadap kegagalan vendor sebelumnya. 

 

Sebut saja contohnya perusahaan si fulan, dia menangani sistem penggajian 2.500 karyawannya hanya oleh satu orang, dan dia menggunakan sistem terbuka microsoft excel. Padahal ini data perusahaan yang amat sangat penting. Jika person ini sakit, tak bisa tidak harus tetap mengerjakan meskipun sedang terbaring lemah di Rumah Sakit. Ini sangat mengkhawatirkan. Bagaimana nasib penggajian ke-2.500 karyawannya tadi ? 

 

Tidak adanya ERP yang dipakai bisa sangat mengurangi akselerasi perusahaan yang bahkan bisa sampai pada level stuck alias cukup hanya sampai disitu. Padahal dunia luar dan kompetisinya begitu bergemuruh setiap saat. Ketika itu terjadi maka perusahaan tersebut bisa tergerus. 

 

Sementara itu perusahaan-perusahaan di Indonesia yang sudah mengimplementasikannya pun tidak serta merta langsung berhasil. Bahkan yang gagal jauh lebih banyak. Menurut penelitian dari berbagai sumber, tingkat kegagalan implementasi ERP di Indonesia mencapai data 75 - 85 %. Sementara separo yang berhasil menyatakan ada keterlambatan. Lihat betapa tingginya persentase kegagalan ini. 

 

Jadi bagi perusahaan yang ingin menerapkan ERP untuk operasional kegiatan bisnis nya, mereka juga jadi serba salah. Seperti simalakama, ketika tidak mengimplementasikan ERP maka ancaman kekalahan dalam kompetisi ke depannya akan terus menghantui. Sementara akselerasi dituntut untuk semakin cepat. Mau tak mau harus menggunakan ERP. 

 

Namun di sisi lain tidak mudah juga mencari vendor yang mampu mengerjakannya terutama vendor di Indonesia. Karena biasanya transfer informasi antara keinginan decision maker perusahaan, para karyawan perusahaan tersebut, dan pihak vendor (pengembang) selalu ada ketidaksepahaman. Entah itu urusan technical maupun urusan bujet.

 

Disini repotnya bagi decision maker perusahaan untuk menerapkan ERP. Maju kena mundurpun kena. 

 

Solusi Implementasi ERP

Namun demikian bukan tanpa solusi. Masih ada solusi yang bisa dicoba. Berikut kita paparkan beberapa solusi berdasarkan pengamatan kita di lapangan selama sekitar 1 dekade ini dalam berbisnis Sistem Informasi. 

 

Solusi pertama : sistem sewa.

Banyak sistem yang menggunakan model sewa saat ini. Perusahaan-perusahaan penyedia layanan ERP besar sudah hampir semua beralih ke model ini. Seperti BAN, IBM, Jd Edwards misalnya.  Namun sistem sewa ini bukan tanpa kelemahan. 

 

Pengamatan kita di lapangan, penggunaan sistem sewa paling tidak ada kelemahan-kelemahannya sebagaimana berikut :

 

  1. Sistem harus mengikuti sistemnya vendor. Mau tidak mau sistem di perusahaan anda akan ada penyesuaian-penyesuaian terhadap sistem yang digunakan vendor. Karena sistemnya adalah sistem mass product

  2. Sangat sulit untuk mengubah sistem. Biasanya hal ini lebih banyak hubungannya dengan birokrasi. Secara sistem mungkin bisa, tapi secara birokrasi susah. 

  3. Pada beberapa kasus tidak tertanganinya lubang sistem keamanan. Ini pengalaman di lapangan saat bertemu dengan karyawan IT perusahaan yang menggunakan sistem sewa ini. 

  4. Karena sistem ada di server vendor, tidak ada jaminan data akan aman dari diketahui atau dipelajari oleh pihak lain dan vendor. Untuk data hilang mungkin tidak akan terjadi. Tapi untuk diketahui dan dipelajari oleh algoritma dari pihak vendor, itu sangat mungkin terjadi untuk kepentingan bisnis vendor dan atau pihak ketiga rekanan dari vendor. 

  5. Ketika anda berhenti berlangganan, anda tidak akan bisa menggunakan sistem ini lagi karena sifatnya sewa. Mau tidak mau anda harus berlangganan seterusnya meskipun anda sudah bisa membeli server sendiri. 

  

Solusi kedua : menggunakan jasa agency

Solusi kedua ini merupakan solusi yang kita rekomendasikan. Namun dengan syarat agency tersebut memiliki background pengalaman dan relasi yang banyak di bidang penggarapan Sistem (ERP) ini. 

 

Konsultasi Jasa Agency klik disini.

 

Menggunakan jasa agency sudah biasa digunakan di industri garment, namun belum biasa di industri IT.

 

Perusahaan-perusahaan fashion dan merchandise yang berbisnis dengan menjual pakaian langsung ke customer biasanya mereka tidak mau order langsung ke makloon (perusahaan pembuat/ pengembang) dikarenakan resiko kegagalan akan sangat tinggi. Mereka lebih menyukai untuk menggunakan jasa agency.

 

jasa agency di industri garmentjasa agency di industri garment

 

Meskipun dengan menggunakan jasa agency jatuhnya biaya jadi lebih mahal, tapi masih masuk dan jaminan keberhasilan jauh lebih tinggi. Spesifikasi benar-benar diperhatikan oleh agency. Barang hasil produksi tidak akan bisa keluar tanpa persetujuan dari agency

 

Kita insyaAllah siap menjadi agency sebuah perusahaan dalam mengimplementasikan ERP. Kita saat ini memiliki koneksi ke salah satu vendor pengembang yang insyaAllah dapat diandalkan. Kita bisa bekerjasama. Untuk konsultasi silahkan klik disini

 

Vendor IT berpengalaman dan Trik Bagaimana Mengetahui Kualitasnya

Vendor kita setidaknya telah memiliki syarat berpengalaman selama 7 tahun mengawal pekerjaan pengembangan ERP sampai dengan implementasinya di perusahaan ternama (maaf di hide namanya), sebuah perusahaan dengan karyawan sekitar 2.500 orang. Setelah itu selama 3 tahun kemudian menjadi vendor lepas. Jadi vendor ini insyaAllah sangat paham seluk beluk persistem-an. 

 

Anda dapat request kepada vendor pengembang/ developer ERP ini untuk presentasi ERP di tempat anda. Dan biarkan dia mempresentasikan konsep dan karya-karyanya. Anda dapat mengajukan berbagai pertanyaan fit and proper test kepadanya. Jika gagal anda bisa meng-cancel-nya.

 
 REQUEST 
 

 

Namun anda harus jujur di awal mengenai bujet. Karena ini sangat penting untuk acuan pengembangan Sistem ERP yang sukses. 

 

Jangan sekali-kali hanya meminta capture atau trial software-nya. Karena anda tidak akan menemukan keunggulan software/ sistem apapun dengan cara seperti itu. Capture atau trial tidak mencerminkan apa-apa tanpa penjelasan dari vendor pengembang ERP tersebut.

 

Yang mereka jual adalah sistem alias proses transaksional nya. Bukan keindahan capture atau kebagusan template desainnya. Membuat template itu mudah, tapi menyusun sebuah sistem besar yang benar-benar menjawab kebutuhan anda dari bahan berupa pixel-pixel kecil yang anda kerjakan setiap harinya, itulah yang menjadi korelasi harga yang pantas dari sebuah sistem yang namanya Enterprise Resource Planning (ERP).

 

Dan tentu saja garansi dan pendampingannya. Itu semua tidak akan anda ketahui hanya dari melihat capture dan trial demo secara mandiri. Anda harus ketemuan dan mendapatkan presentasi dari vendor. 

 

Ini sebenarnya adalah konsep dasar yang harus dipahami untuk pengembangan ERP dan sepertinya semua orang juga paham. Tetapi herannya masih saja ada pemangku kepentingan di sebuah perusahaan yang masih menilai dari casing alias tampilan saja. Bukan sistemnya. 

 

Jadi jika anda butuh ERP (dan anda pasti butuh jika anda membawa kepentingan sebuah perusahaan yang bervisi ke depan) maka tidak ada jalan lain kecuali anda meminta vendor yang bersangkutan untuk presentasi. Kumpulkan semua karyawan-karyawan di Perusahaan anda yang paling paham Sistem pekerjaan harian maupun manajemen di Perusahaan anda, untuk menguji kemampuan dari vendor tersebut. Sehari insyaAllah sudah cukup. 

 

Anda bisa menghubungi kita untuk rekomendasi dan jasa agency implementasi ERP di Perusahaan anda. Mengapa harus lewat agency ? Ya sebagai salah satu cara utama agar proyek ERP anda berhasil implementasinya. Seperti uraian di atas tadi. 

 

Resiko Membangun Sistem ERP tanpa Menggunakan Jasa Agency IT

Resiko Membangun Sistem ERP tanpa menggunakan jasa Agency IT adalah berupa ancaman tingkat kegagalan yang sangat tinggi. Sebagaimana data yang mencapai angka 80 % tingkat kegagalan Implementasi ERP di Indonesia. 

 

Bahkan mengapa prosentase kegagalan implementasi ERP di Indonesia sangat tinggi adalah karena owner project bertransaksi langsung dengan vendor. Hal tersebut terjadi karena terpengaruh oleh hal-hal berikut : 

 

1. Ewuh pakewuh

Sepertinya sederhana, tapi percayalah bahwa ini adalah faktor yang sangat besar dalam mempengaruhi keberhasilan ERP. 

 

Di awal, yakni di fase pra proyek biasanya masih baik-baik saja. Tetapi di penggarapannya, seiring mulai diketahuinya ide-ide baru, pekerjaan ERP sangat mungkin akan mengalami perluasan karena request dari karyawan pihak owner.

 

Percayalah klausul ruang lingkup pada awal kontrak tidak terlalu banyak membantu karena kebanyakannya ruang lingkup pada kontrak terlalu elastis. Akhirnya di penggarapannya terjadi perluasan-perluasan ruang lingkup tanpa sadar.

 

Vendor tahu, tapi ewuh pakewuh, daripada tidak dibayar termin berikutnya. Sementara bujet tidak ada pembengkakan. Akhirnya vendor akan lari karena kehabisan nutrisi. Disinilah peran penting agency untuk menjembatani. 

 

2. Harga tidak tepat, terlalu rendah biasanya

Karena owner tidak menginformasikan bujet. Ini kesalahan dasar. 
Seharusnya saat akan melelang proyek, owner harus menginformasikan bujet dan spesifikasi. Agar vendor yang ikut lelang tidak blank sama sekali.

 

Sekalipun penunjukan langsung juga tetap harus ada informasi bujet dan spesifikasi ini. 

 

Sementara itu pihak vendor hanya bisa menebak-nebak harga dengan tanpa range. Mau ngasih harga mahal takut tidak masuk, mau ngasih harga murah takut diabaikan. Serba salah. Owner harus memberi gambaran bujet dan spesifikasi.

 

3. Ketidaksingkronan pemahaman antar kedua pihak

Vendor hanya memahami technical, owner hanya memahami transaksional di perusahaannya. 

 

Sekali lagi harus ada agency di tengah-tengah. 


4. Perubahan personal yang koordinasi

Ini juga sangat mempengaruhi keberhasilan dari sebuah proyek implementasi ERP. Bagaimana tidak, dimana pekan kemarin sudah sampai fase 10 dengan personal tertentu sementara pekan ini sudah ganti orang yang pemahamannya baru fase 5. Tentu selain waktu juga energi akan terkuras. 



5. Decision maker lepas tangan dan menyerahkan pada karyawan di bawahnya

Ini juga sering kita lihat di lapangan. Padahal antara karyawan dengan decision maker kepentingannya berbeda. Ketika diserahkan ke karyawan, tentu karyawan akan membela kepentingan dirinya. 

 

Akhirnya sistem yang dibuat adalah yang sesuai dengan keinginannya, tidak cocok sama sekali dengan visi masa depan perusahaan. 

 

 

Variabel-variabel Kesuksesan Implementasi ERP

Oleh karena itu, untuk suksesnya implementasi Sistem ERP di perusahaan anda, harus ada syarat-syarat yang dipenuhi. Secara umum berikut syarat-syarat yang harus ada tersebut yang bisa kami rekomendasikan. 

 

1. Perjanjian yang detil

Kalau perlu sampai satu buku tidak masalah terutama untuk bagian ruang lingkup dan sistem pembayaran. 

 

2. Vendor di awal harus bisa mempertahankan presentasinya

Libatkan agency untuk melakukan fit and proper test

 

3. Harus ada agency

Sebagaimana bahasan kita di atas. 

 

4. Pekerjaan di bagi ke dalam 2 fase : fase persiapan dan fase penggarapan

Fase persiapan targetnya adalah goal berupa rencana pembuatan spesifikasi sistem yang jelas, dan juga bujet berapa. Pekerjaan ini harus ada bujetnya.
Jika fase pertama selesai, lanjut ke fase berikutnya. 

 

Bisa juga dengan menggunakan sistem Scrum Agile dalam penggarapannya. Sistem ini secara umum adalah dengan memotong-motong proyek ke dalam potongan kecil-kecil dan menetapkan biaya berdasarkan keterselesaiannya potongan tersebut. 

 

Kita merekomendasikan vendor ERP yang mengetahui syarat-syarat tersebut di atas. Kita juga siap menjadi agency yang mengawal dan memastikan agar proyek implementasi Sistem ERP anda berjalan pada rel yang telah ditentukan. Agency (perantara) sangat diperlukan untuk mengawal proyek ini karena proyek ERP adalah proyek yang akan memakan waktu berbulan-bulan nantinya, bukan 1-2 hari selesai. 

 
 REQUEST 
 

 

 Mengalami kebingungan atau ragu-ragu untuk membeli produk yang sesuai keinginan anda ? Konsultasikan dengan Produkjoss secara cuma-cuma. 


 KONTAK DISINI 
WA : 089-5353-69-8866